www.pa-tenggarong.com Mengawali pergantian tahun dari tahun 2010 ke 2011, Pengurus Persatuan Tennis Warga Pengadilan (PTWP) Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Samarinda, Kalimantan Timur tidak menyia-nyiakan waktu libur tahun baru. Sabtu tanggal 1 Januari 2011 lalu sebanyak 15 orang pengurus dan pemain PTWP PTA Samarinda melakukan kunjungan silaturrahim dan pertandingan tennis persahabatan dengan warga PTWP Pengadilan Agama Tenggarong.
Berita Kutai
PTWP PTA SAMARINDA, SEMANGAT BARU Di TAHUN BARU
www.pa-tenggarong.com Mengawali pergantian tahun dari tahun 2010 ke 2011, Pengurus Persatuan Tennis Warga Pengadilan (PTWP) Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Samarinda, Kalimantan Timur tidak menyia-nyiakan waktu libur tahun baru. Sabtu tanggal 1 Januari 2011 lalu sebanyak 15 orang pengurus dan pemain PTWP PTA Samarinda melakukan kunjungan silaturrahim dan pertandingan tennis persahabatan dengan warga PTWP Pengadilan Agama Tenggarong. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua PTWP Daerah PTA Samarinda, yang juga Wakil Ketua PTA Samarinda, Drs. H. Ismail Ibrahim, S.H., M.H. didampingi oleh Walkil Ketua PTWP Daerah PTA Samarinda, Drs. H. Muzni Ilyas, S.H., M.H. Setibanyak di Tenggarong, rombongan langsung menuju ke lapangan Tenis PELTI Kutai Kartanegara yang berlokasi di area Stadion Rondong Demang Tenggarong, dan disana disambut oleh Ketua Pengadilan Agama Tenggarong bersama warga PTWP PA Tenggarong.
“Kunjungan silaturrahim ini dalam rangka memulai semangat baru di tahun yang baru dalam tubuh PTWP Daerah Kaltim”. Demikian kata Ketua PTWP Daerah PTA Samarinda, H. Ismail Ibrahim saat tiba di lapangan Tenis Rondong Demang Tenggarong. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa sudah lebih setahun pasca turnamen tenis nasional PTWP di Palembang PTWP PTA Daerah Kaltim nyaris tidak melaksanakan agenda kegiatan pembinaan. Oleh karena itu, menyongsong turnamen nasional PTWP yang akan datang-yang menurut wacana kemungkinan dilaksanakan di Jakarta pada tahun ini juga-maka harus segera dilakukan berbagai persiapan, salah satunya memantau perkembangan pemain- pemain kita, termasuk beberapa orang pemain yang berasal dari PTWP PA Tenggarong.
Kegiatan permainan tennis persahabatan ini berlangsung santai, meriah, tertib dan lancar karena selain ketersediaan 4 lapangan sehingga para pemain silih berganti pasangan, juga didukung dengan cuaca mendung, cerah tanpa hujan.
Sesuai dengan tujuan utama kegiatan ini, yakni dalam rangka memantau perkembangan pemain inti PTWP PTA Kaltim, maka di akhir permainan, secara khusus digelar permainan eksebisi dengan menurunkan pemain PTWP dari unsur karyawan, yakni Dodik Pratopo berpasangan dengan Puryani (dari PA Tengarong) melawan Aidillah (PTA Samarinda) berpasangan dengan Faisal Aidil (pemain Pelti Tenggarong). Setelah permainan pasangan ini selesai, Wakil Ketua PTWP PTA Samarinda, Muzni Ilyas, mengatakan bahwa ini baru ajang pemanasan, dan akan segera disusul dengan kegiatan serupa di tempat lain.
Usai kegiatan tenis di lapangan Rondong Demang, seluruh rombongan menuju Pengadilan Agama Tenggarong untuk acara jamuan makan siang. Dan tepat pukul 12.30 wita seluruh rombongan kembali menunju Samarinda. Selamat buat PTWP PTA Samarinda, semoga semangat baru di tahun baru ini dapat menorehkan prestasi yang membanggakan kami semua.
Kunjungan Rombongan Darmayukti Karini MARI ke Tenggarong
Rombongan Ladies Program Darmayukti Karini Kelilingi Pulau Kumala, Nikmati Suasana Tenggarong
www.pa-tenggarong.com [14/10]
Hj. Herawati Harifin A. Tumpa (kiri), Rita Widyasari, Bupati Kukar (tengah), Hj. Asiah Kadir Mappong (kanan)
Setelah menikmati jamuan makan siang bersama dengan Bupati Kukar Rita Widyasari, di Pendopo Odah Etam Tenggarong (12/10), rombongan Darmayukti Karini Mahkamah Agung (MA) mengunjungi tempat-tempat wisata di Tenggarong.
Besok Hari Jadi Tenggarong Dirayakan
TENGGARONG, RIWAYATMU KINI...
TEPAT tanggal 28 September besok, hari jadi Tenggarong akan dirayakan Pemkab Kukar. Berbagai acara siap digelar, tapi sudahkah generasi muda Kutai tahu mengenai sejarah Tenggarong?
Sepertinya belum banyak yang tahu. Sebab, sejarah Tenggarong telah campur aduk dengan budaya lain yang masuk sejak abad ke 19. Ini adalah fakta yang diakui kerabat Kesultanan Kukar.
Media ini kemudian selama seminggu terakhir mencari literatur mengenai asal-usul Tenggarong. Ketika dicek di beberapa situs terkenal di internet, disebutkan bahwa Tenggarong berasal dari kata Tangga Arung, yang kemudian lafaznya terus melebur seiring zaman. Rupanya, informasi itu salah. Berikut adalah sejarah singkat Tenggarong yang diakui Kesultanan Kutai.
More Articles...
Page 1 of 3











Kami ucapkan Selamat datang dan terima kasih atas kunjungannya ke web site kami, semoga bermanfaat dan memberi nilai positif untuk kita semua.

























