Pengadilan Agama Tenggarong

Memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di kabupaten Kutai kartanegara

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Jadwal Sidang

Jadwal Persidangan per hari di Pengadilan agama tenggarong. (Data Up to date tiap hari oleh administrator kami), klik pada gambar...

Statistik Perkara

Statistik Perkara di Pengadilan Agama Tenggarong, baik yg diterima, yg diputus, dan lain2, beserta prosentase nya, klik pada gambar...

Panggilan Gaib

Daftar Nama yg telah di panggil Pengadilan Agama Tenggarong, namun belum bisa memenuhi panggilan tersebut, klik pada gambar...

Publikasi Putusan

Direktori berisikan Daftar data perkara beserta putusannya, yang telah di keluarkan Pengadilan Agama Tengarong, klik pada gambar...

Daftar Putusan

Berisikan daftar perkara yg di kabul, di tolak, tidak di terima, di cabut dan perkara gugur yg di Update tiap bulannya. Klik pada gambar...

Badilag-Family Court Gelar Lokakarya Meja Informasi

Jakarta l Badilag.net

Selama tiga hari, 12-14 Desember 2011, Ditjen Badilag Mahkamah Agung RI bekerja sama dengan Family Court of Australia menggelar Lokakarya Meja Informasi di Jakarta.

Sebanyak 30 peserta mengikuti acara ini. Mereka merupakan utusan dari MSy Aceh dan PTA seluruh Indonesia.

Senin (12/12/2011) pagi, acara ini dibuka oleh Dirjen Badilag Wahyu Widiana. Atas nama pimpinan MA, Dirjen Badilag mengucapkan terima kasihnya kepada Ausaid, AIPJ dan Family Court.

Lokakarya ini, menurut Dirjen, tidak akan terwujud tanpa kerjasama yang baik dengan pihak Australia. Lokakarya ini juga menunjukkan adanya kesinambungan kerjasama, dimulai sejak enam tahun lalu saat Ditjen Badilag mulai belajar mengimplementasikan teknologi informasi untuk memodernisasi peradilan agama.

Dirjen Badilag juga menegaskan kembali pentingnya pelayanan informasi di lembaga peradilan. Menurutnya, pelayanan informasi adalah salah satu yang paling dominan dalam keberhasilan pelayanan public pada umumnya.

“Jadi, apa yang kita lakukan adalah dalam rangka memberikan pelayanan informasi yang merupakan bagian penting dari pelayanan publik, yang ujung-ujungnya demi mewujudukan visi-misi MA,” tuturnya.

Perkawilan Family Court, Leisha Lister, memberikan pengantar singkat sebelum lokakarya dibuka. Ia mengatakan, peradilan agama telah mengalami perkembangan luar biasa.

“Kami banyak belajar dari pengadilan Anda untuk saya bawa ke negara saya,” tutur warga negara Australia yang pernah tinggal lama di Malaysia dan Amerika ini.

Leisha menambahkan, lokakarya ini merupakan kesempatan belajar yang bagus buat para peserta dan dirinya. Karena itu, pihaknya menyambut baik kerjasama ini.

Antusias


Hari pertama lokakarya ini diisi dengan berbagai presentasi dan dialog. Selaku fasilitator, AIPJ memberikan kesempatan kepada pihak MA untuk memaparkan regulasi mengenai keterbukaan informasi di lembaga peradilan dan bagaimana praktiknya di lapangan.

Hakim agung Suhadi, SH, MH, memaparkan seluk-beluk keterbukaan informasi di MA dan empat lingkungan peradilan di bawahnya.

Mantan Panitera MA ini mengingatkan, SK KMA 144/2007 merupakan tonggak sejarah bagi keterbukaan informasi, tidak hanya di lingkungan peradilan tapi juga di Indonesia.

“SK tersebut sudah ada sebelum lahirnya Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-Undang Pelayanan Publik,” ujarnya.

Suhadi mengatakan, SK KMA 144/2007 kemudian diubah dengan SK KMA 1-144/2011. Ia lantas menjabarkan secara detil muatan SK tersebut, mulai dari tiga kategori informasi, pengelola informasi, prosedur pemberian informasi, anonimisasi putusan hingga mekanisme pelaporan.

Secara khusus, Suhadi menyinggung masalah implementasi tekonologi informasi dan keterbukaan informasi di lingkungan peradilan agama. Berdasarkan pengalamannya selaku Panitera MA, keunggulan peradilan agama di bidang tersebut tidak diragukan lagi.

Kesempatan presentasi berikutnya diberikan kepada Dirjen Badilag. Ia menjelaskan latar belakang terbitnya SK Dirjen Badilag No. 017/2011 tentang Pelayanan Meja Informasi di Lingkungan Peradilan Agama.

Setelah itu, Rahmat Arijaya dan Hermansyah memaparkan temuan-temuan di lapangan yang diperoleh selama Ditjen Badilag melakukan penilaian pelayanan publik dan meja informasi.

Tidak melulu presentasi dan tanya jawab, lokakarya ini juga diisi menonton film pelayanan publik dan meja informasi. Tita Supartika dari PA Cianjur dan Alwie dari PA Tulungagung didaulat menyuguhkan film pendek yang menggambarkan kondisi riil pengadilan mereka.

Para peserta antusias mengikuti acara demi acara di hari pertama. Mereka kian antusias ketika memasuki sesi perkenalan dengan trainer, Theresa Layton, Senin sore. Para peserta diminta memperkenalka diri dengan menyebutkan nama, tempat kerja, masa kerja dan hal-hal yang paling disukai.

“Dulu saya suka menggembala di sebuah tempat sambil menaiki kerbau. Sekarang tempat itu sudah berubah menjadi bandara. Kemarin saya ke sana dan saya tidak lagi naik kerbau, tapi naik pesawat,” ujar seorang peserta yang disambut gelak tawa peserta lainnya.

sumber: www.badilag.net

Keuangan Perkara

Data Keuangan Perkara di Pengadilan Agama Tenggarong, meliputi peneriamaan per tahun pengeluaran dan saldo keuangan perkara. Klik pada gambar

 

Radius dan Biaya Panggilan

Biaya Pemanggilan yg dibebankan kepada penggugat, di tentukan berdasarkan radius masing- masing kecamatan. Klik pada gambar...

Layanan Pengaduan

Apabila anda menemukan indikasi: Penyalahgunaan wewenang, Penyimpangan, pelanggaran prilaku dan atau tindakan pelayanan yang tidak menyenangkan oleh aparatkami, maka ajukan pengaduan di sini.

You are here Berita Peradilan Berita Peradilan Badilag-Family Court Gelar Lokakarya Meja Informasi